Loading...

Sabtu, 31 Desember 2011

HAKIKAT MANUSIA


HAKIKAT MANUSIA

Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas Filsafat Pendidikan Islam
Program S2 MSI Universitas Islam Indonesia ( UII ) Yogyakarta
Dosen Pengampu : Prof. DR. AHMAD TAFSIR
Disusun Oleh : MARZUKI


I.     PENDAHULUAN
Berbicara tentang Filsafat Pendidikan Islam haruslah terlebih dahulu membahas tentang hakikat manusia. Hal ini disebabkan bukan hanya manusia sebagai objek pendidikan tetapi sekaligus manusia juga sebagai subjek pendidikan di samping tujuan pendidikan menjadikan siswa atau murid sebagai manusia. Pembicaraan tentang hakikat manusia telah lama diperbincangkan oleh para pakar filsafat, psikologi dan agama. Selain dari para pakar tersebut, islam sebagai agama rahmatan lil alamin juga memberikan definisi tentang hakikat manusia. Al-Qur’an sangat secara gamblang menjelaskan tentang manusia, karena Al-Qur’an itu sendiri diturunkan Allah SWT untuk membimbing manusia menuju ridho-Nya.
Banyaknya definisi tentang hakikat manusia ini menjadikan kita mengerti bahwa definisi yang disampaikan oleh berbagai pakar sangat dipengaruhi oleh latar belakang dan keadaan definisi hakikat manusia itu dikeluarkan.
Bagaimanakah definisi hakikat manusia itu menurut para pakar tadi dan apa yang melatar belakangi pendapat mereka? Makalah ini mencoba membahas tentang hakikat manusia dengan mengambil definisi hakikat manusia dan mencari apa yang melatar belakangi pendapat itu.
II.      PEMBAHASAN
Jauh sebelum masehi ( 470-399 ) Socrates yang dikenal sebagai bapak filsafat Yunani kuno membuat pengertian tentang hakikat manusia. Dalam pendangannya manusia memiliki potensi untuk menjawab dengan benar setiap persoalan yang muncul dalam kehidupannya. Akan tetapi manusia terkadang tidak menyadari akan hal ini. Karena itu diperlukan orang lain untuk membantu menjawab persoalan-persoalan tersebut. Berdasarkan itu Socrates sering berjalan – jalan bertemu dengan orang lain untuk mencari jawabannya dengan menggunakan metode ( Socratic Method ). Dengan demikian secara singkat pendapat Socrates tentang hakikat manusia (essence) adalah rasa ingin tahu dan untuk itu harus ada orang laing yang membantunya.
Pendapat Socrates ini tentu dipengaruhi oleh pandangan orang Yunani yang kala itu pengetahuan mereka sangat rendah dan tidak ada rasa ingin tahu. Sehingga ketika Socrates mengajak anak-anak muda untuk memikirkan sesatu yang ada di langit dan dibumi beliau dianggap sesat dan dihukum mati.
Selanjutnya Plato, menurut Plato manusia terdiri dari tiga bagian : Kepala, dada dan perut. Dan untuk setiap bagian ini ada jiwaa yang terkait. Akal terletak di kepala, kehendak terletak di dada dan nafsu terletak di perut. Masing-masing bagian jiwaa ini memiliki cita-cita. Akal mencita-citakan kebijaksanaan, kehendak mencita-citakan keberanian dan nafsu harus dikendalikan sehingga melahirkan etika. Ketiga bagian tersebut menurut Plato harus berjalan selaras agar menjadi Manusia berbudi luhur. Pada kesempatan lain Plato berteori bahwa manusia memiliki tiga elemen, yaitu : roh, nafsu dan rasio.
Pendapat Plato ini sebagai langkah awal pendidikan, karena Plato memandang manusia secara keseluruhan. Ia berpendapat seperti ini tentu dipengaruhi oleh kehidupannya yang bermasyarakat dan sejahtera sehingga pendapatnya melahirkan unsur-unsur manusia secara keseluruhan.
Rene Decrates, Filosof asal Perancis berpendapat bahwa dalam diri manusia yang sangat sentral adalah berfikir. Decrates meragukan eksistensi semua yang tampak dalam pandangan. Menurutnya hanya satu yang tidak diragukan eksistensinya yaitu saya sedang berfikir ( cogito ergo sum ). Saya berfikir karena itu saya ada. Dalam hal ini pendapat Decrates hampir sama dengan Socrates yang menilai bahwa manusia itu hakikatnya adalah rasio.
Johnlock lebih memandang bahwa manusia itu ibarat kain putih yang bersih. Pengalaman-pengalaman manusia itu sendir yang akan mempengaruhi keadaan seseorang.
Sementara menurut Immanuel khant manusia adalah makhluk rasional dan memiliki kebebasan bertindak berdasarkan moral. Manusi memiliki kebebasan untuk bertindak berbeda dengan hewan.
Menurut Al-Qur’an manusia adalah makhluk ciptaan tuhan. Al-Qur’an menjelaskan bahwa manusia memiliki unsur jasmani ( material ), akal ( rasio ) dan Rohani.
Manusia secara jasmani dijelaskan dalam Al-Qur’an :


Artinya : “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”.( Al-Qashash : 77).

Ketiga unsur itu banyak dijelaskan dalam Al-Quran. Dan para cendikiawan islam banyak menjelaskan rincian tentang hakikat manusia ini dari Al-Qur’an diantaranya Al-Syaibani, M. Quthb dan Quraaish Shihab.
Didalam Al-Quran kata manusia disebut dengan insan, ins, nas, unas, basyar, bani adam dan Dzuriyah Adam. Lebih jauh lagi manusia memiliki banyak kelebihan dari makhluk tuhan lainnya diantaranya adalah ; sebagai khalifah di muka bumi, diberikan akal dan dimuliakan Allah SWT.
Kata Insan atau ins menunjukan manusia secara totalitas, jasmani dan ruhani. Kata basyar memberikan kandungan bahwa manusia haruslah menuju kedewasaan. Baik secara fisik atau pikiran. Sedangkan bani adam memberikan pemahaman bahwa manusia janganlah melupakan asal dirinya.
Pendapat para cendikiawan muslim tentang hakikat manusia tentu semua bersandar dari Al-Quran dan Hadits nabi Muhammad SAW. Dengan demikian hakikat manusia yang paling lengkap dan mencakup semua aspek adalah hakikat manusia menurut Al-Qur’an. Hal ini disebabkan karena Al-Qur’an datang dari sang pencipta manusia itu sendiri yang lebih mengerti ciptaannya ketimbang manusia itu sendiri memahami dirinya.
Dari uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa definisi hakikat manusia terbagai menjadi dua bagian ; yaitu definisi hakikat manusia menurut pakar filsafat dan hakikat manusia menurut Al-Qur’an yang banyak diikuti oleh cendikiawan muslim.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan Komentar anda tentang blog ini..!

BERTEMAN DENGAN SAYA